Pertama. Membantu mengembangkan kualitas kepribadian individu yang dibimbing atau dikonseling.
Makalah Lengkap Bimbingan Konseling Disini
Kedua, membantu mengembangkan kualitas kesehatan mental klien. Ketiga, membantu mengembangkan perilaku yang lebih efektif pada diri individu dan lingkungannya. Keempat, membantu klien menanggulangi problema hidup dan kehidupannya secara mandiri.[4]
Adapun tujuan lainnya adalah sebagai berikut:
- Pengenalan terhadap diri sendiri dan penerimaan terhadap diri sendiri.
- Penyesuaian diri terhadap lingkungan (sekolah, rumah, masyarakat).
- Pengembangan potensi semaksimal mungkin.
- Pemecahan masalah dengan baik dan realistis.[5]
Kedua, untuk menghasilkan suatu perubahan, perbaikan, dan kesopanan tingkah laku yang dapat memberikan manfaat baik pada diri sendiri, lingkungan keluarga, sekolah, lingkungan kerja maupun lingkungan sosial dan sekitarnya.
Ketiga, untuk menghasilkan kecerdasan rasa (emosi) pada individu sehingga muncul dan berkembang rasa toleransi (tasammukh), kesetiakawanan, tolong menolong dan rasa kasih sayang.
Keempat, untuk menghasilkan kecerdasan spiritual pada diri individu sehingga muncul dan berkembang keinginan untuk berbuat taat kepada-Nya, ketulusan memenuhi segala perintah-Nya serta ketabahan menerima ujian-Nya.
Kelima, untuk menghasilkan potensi ilahiyah, sehingga dengan potensi itu individu dapat melakukan tugas-tugasnya sebagai khalifah dengan baik dan benar, dapat dengan baik menaggulangi berbagai persoalan hidup dan dapat membeikan kemanfaatan dan keselamatan bagi lingkungannya pada berbagai aspek kehidupan.[6]
Daftar Pencarian
tujuan bimbingan konselingmanfaat bimbingan konseling
bimbingan konseling pdf
bimbingan konseling di sekolah
makalah bimbingan konseling
materi bimbingan konseling
fungsi bimbingan konseling
pengertian bimbingan konseling menurut para ahli
No comments:
Post a Comment